[Catatan] Menjawab Pertanyaan tentang Film Yuni dan Proses Novelisasinya
Kamila Andini (kiri) dan Ade Ubaidil (kanan). Dokumentasi oleh Gramedia Pustaka Utama *) Catatan untuk mahasiswa, peneliti, dan pewawancara Belakangan ini saya, Ade Ubaidil, cukup kewalahan karena sering mendapatkan pertanyaan terkait film dan novel Yuni untuk kebutuhan skripsi, tesis, jurnalistik sekolah, hingga diskusi publik. Karena banyak pertanyaan yang sebenarnya mirip atau berulang, saya mencoba merapikan beberapa jawaban di sini agar bisa menjadi rujukan awal untuk teman-teman yang ingin melakukan wawancara. Saya juga merasa perlu meluruskan satu hal penting sejak awal karena sering terjadi kesalahpahaman. Film Yuni (2021) lahir terlebih dahulu dalam bentuk skenario yang ditulis oleh Kamila Andini dan Prima Rusdi, lalu divisualisasikan menjadi film. Setelah proses syuting berjalan, saya baru terlibat dalam pengalihwahanaan dari skenario film menjadi novel. Jadi posisi saya di karya ini adalah sebagai penulis novelisasi atau adaptasi novel Yuni , bukan penulis cerita awal ...